Pahlawan nasional
1. Pahlawan marsma tjilik riwut :
•Marsma Tjilik Riwut merupakan Pahlawan Nasional berasal dari Provinsi Kalimantan Tengah. Tjilik Riwut juga tercatat sebagai Gubernur Pertama Kalimantan Tengah. Ia juga pernah mengusulkan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Palangkaraya kepada Dewan Nasional.
Pada 17 Agustus 1987, Tjilik Riwut wafat di Rumah Sakit Suaka Insan karena penyakit liver atau hepatitis yang ia derita.Meninggal di usia 69 tahun, Tjilik Riwut disemayamkan di makam Pahlawan Sanaman Lampang, Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Atas jasanya, Tjilik Riwut pun dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia dan namanya diabadikan menjadi nama bandar udara di Kalimantan Tengah.
2. Pahlawan Maskoen Soemadiredja:
• Maskoen Soemadiredja lahir di Bandung, 25 Mei 1907. Ia adalah putra dari Raden Umar Soemadiredja dan Nyi Raden Umi. Sejak tahun 1927, Maskoen telah aktif dalam pergerakan politik. Kegiatannya ini ia lakukan sebagai bentuk perjuangan untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia.
Maskoen sudah aktif dalam pergerakan politik untuk berjuang mewujudkan kemerdekaan negara Indonesia. Karena itu ia bergabung dengan partai Nasional Indonesia (PNI) yang dipimpin oleh Ir. Sukarno. Maskoen memegang jabatan sebagai komisaris merangkap sebagai sekretaris II PNI cabang Bandung. Ia sering melakukan propaganda dengan menyebarkan prinsip-prinsip nasionalisme dan menggugah semangat rakyat untuk memperjuangkan kemerdekaan.
Maskoen soemadiredja wafat pada 4 Januari 1986 karena jatuh sakit. Jenazahnya kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata. Atas jasanya, maskoen diberi penghargaan oleh pemerintah Indonesia berupa: Setya Lencana Perintis Kemerdekaan.
Komentar
Posting Komentar